Toyota C-HR Baru Segera Meluncur

Toyota C-HR Baru Segera MeluncurToyota C-HR Baru Segera Meluncur

Mata siapa yang tak terkena daya magnet C-HR saat mejeng di booth Toyota ketika GIIAS 2017 lalu. Para tenaga penjualnya juga pasti kebanjiran pertanyaan, mengenai segala sesuatu tentang mobil ini. Mulai dari kapan dijual, spesifikasi, sampai harga. Tentu juga sudah banyak calon konsumen yang berancang-ancang untuk membeli, meski belum tahu harganya. Kalau sudah begini, pabrikan mana yang menolak memasarkan?

Itulah Toyota C-HR, subcompact crossover terbaru yang sangat diantisipasi para lawan dan dinanti kedatangannya. Desain menjadi pemikat utama yang sanggup membuat jatuh cinta pada pandangan pertama. Naksir berat? Penantian Anda telah berakhir, karena keran penjualan sudah dibuka dan C-HR segera meluncur resmi Selasa (10/4) mendatang.

Kepastian Toyota menjual C-HR, memang sudah diungkapkan sejak tahun lalu. Bagian paling membuat penasaran tentunya soal spesifikasi untuk pasar lokal dan berapa harganya. Karena segmen crossover di sini sudah cukup mapan dengan beberapa pemain utama. Dulu ada Nissan Juke dan Ford Ecosport. Tapi paling senior, ialah Suzuki SX4, pionir di kelas ini. Model terbarunya, S-Cross, beradu hidung langsung dengan Chevrolet Trax dan Honda HR-V 1.5. Kisaran harganya mulai dari Rp 260 – 300 jutaan. Hanya HR-V yang memiliki rentang target konsumen lebih luas karena ditawarkan dalam 2 pilihan mesin, 1,5-liter dan 1,8-liter.

Harapan awal, C-HR memberi perlawanan ke sekumpulan crossover 1,5-liter dengan harga kompetitif. Pastinya menjadi persaingan yang seru dan besar kemungkinan Toyota bisa memimpin di pangsa pasar satu ini. Kenyataannya ternyata tak begitu. C-HR yang bakal dijual, diimpor utuh (CBU) dari Thailand. Berarti menganut spesifikasi hampir sama seperti C-HR versi Thailand dan Malaysia. Itu berarti, ada dua pilihan mesin, bensin 1,8-liter naturally aspirated dan 1,8-liter hybrid.

Untuk permulaan, mesin 1,8-liter NA yang dijual. Konfirmasi langsung didapat dari Darmawan, Direktur Finance & Administration PT Toyota-Astra Motor (TAM) ketika kami temui di Bandung. “Varian mesin bensin dulu karena insentif pajak belum terbit,” ujarnya singkat. Berarti versi hybrid juga disiapkan, sambil menunggu regulasi pemerintah soal mobil ramah lingkungan.

Khusus di Thailand dan Malaysia, C-HR pakai mesin berkode 2ZR-FBE untuk versi non-hybrid. Sedikit berbeda dari 2ZR-FE yang digunakan Corolla Altis, karena huruf B menandakan mesin versi flex-fuel dari 2ZR-FE. Artinya mampu menenggak bensin alternatif dengan campuran ethanol atau methanol. Tampaknya mesin 2ZR-FE paling masuk akal karena sudah akrab di Indonesia. Tenaganya sebesar 140 PS dan torsi 175 Nm yang tersalur ke roda depan (FWD) melalui transmisi CVT-i 7-speed. Paling menarik melihat format suspensi C-HR. Bagian depan standar mobil saat ini, Macpherson Strut. Sedangkan suspensi belakang menerapkan independen Double Wishbone. Konstruksi macam ini dipercaya memiliki perpaduan kenyamanan dan kestabilan mumpuni.

Berarti C-HR menjadi pesaing utama Honda HR-V 1.8L yang selama ini tak punya lawan. Bukan masuk dalam persaingan crossover bermesin 1,5-liter ke bawah. Dan artinya juga, harga ditawarkan bakal tinggi. Estimasi yang disebar salesman di media sosial menyebut harga Toyota C-HR berkisar Rp 490 jutaan. Yup, sangat mahal! Jauh lebih mahal dari Honda HR-V 1.8 Prestige yang senilai Rp 383 juta dan versi Mugen R 404,5 juta. Membuat posisi C-HR bentrok dengan SUV medium seperti Honda CR-V, Nissan X-Trail, Hyundai Tucson dan Kia Sportage. Jadi, harapan C-HR seharga crossover 1.5L pupus sudah. Status sebagai CBU turut mengerek harga menjadi tinggi.

Setidaknya, harga yang mahal itu terbayar dengan kelengkapan fitur. Dari bocoran di Instagram, C-HR dibekali fitur keselamatan 7 airbag, ABS+EBD+BA, Vehicle Stability Control (VSC), Traction Control (TRC), Hill Start Assist (HAS). Selain itu juga ada Rear Cross Traffic Alert (RCTA), Blind Sport Monitoring, Brake Hold, Electric Parking Brake, cruise control dan headunit 7-inci. Kesimpulannya: desain keren, mesin besar, fitur lengkap, walau harganya mahal tapi menyandang nama Toyota, sepertinya tetap bakal laris manis.

SUMBER : oto.com

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *